Batam View Beach Resort

Batam View Beach Resort @ Batam Island, Indonesia

Facebook dimanfaatkan oleh Mossad

Monday, September 13, 2010 , Posted by Syah at 3:08 PM


Facebook adalah salah sebuah situs jejaring sosial yang sangat ramai penggunanya dari seluruh dunia. Bahkan anda yang sedang membaca artikel ini pasti sudah mempunyai account di Facebook bukan?

Minimal satu hari sekali pasti update status atau mengomentari teman-teman yang berada di jaringan. Selain itu kita juga bisa meng-upload photo-photo kesayangan kita untuk di sharing-kan kepada teman atau hanya sebuah koleksi peribadi.

Sama seperti situs jejaring lainya, kita juga mempunuai halaman profile dan informasi tentang diri kita termasuk alamat sekolah/kantor, universitas, dan sesuatu yang kita gemari akan kita tulis di facebook.

Namun begitu tampa kita sadari, semua data yang kita masukkan ke facebook baik itu berupa gambar, video bahkan tulisan dan komentar hingga dengan siapa saja kita berteman, di perhatikan oleh sebuah pihak intelligent dan menyimpannya ke dalam database yang mungkin suatu saat bisa di manfaatkan walaupun haya sebatas informasi kecil seperti makanan kegemaran kita..


Siapakah pihak inteligent tersebut?

Sekian banyak pihak inteligent seperti CIA (Amerika), KGB (Russia) MOSSAD (Israel) atau lainya, mereka bisa saja mendapatkan informasi yang terbuka ini untuk tujuan penyelidikan hingga mempelajari cara hidup masyarakat di negara-negara tertentu.

Menurut Indonésie Magazine yang berbasis di Prancis,

Intelijen Israel fokus pada pengguna Facebook, terutama kepada Arab dan Muslim. Israel menggunakan informasi yang diperoleh melalui halaman Facebook mereka itu untuk menganalisis aktivitas mereka dan memahami bagaimana mereka berpikir. Duta besar Israel di Paris menuduh majalah ini dengan “mengungkapkan rahasia bagi musuh.

Facebook merupakan aktivitas rahasia Israel yang ditemukan pada Mei 2001. Gerard Niroux, Profesor Psikologi di Universitas Provence Prancis yang juga menulis buku The Dangers of The Internet, berkata.

Facebook adalah sebuah jaringan intelijen Israel yang terdiri dari psikolog yang memikat para pemuda dari dunia Arab, terutama dari negara-negara yang terletak di dalam jangkauan konflik Israel-Palestina di samping negara-negara di Amerika Latin

Niroux mengatakan sejumlah besar orang-orang menggunakan situs jejaring itu untuk bertemu orang lain dan itu sebenarnya tidak aman. “Sangat mudah untuk memata-matai orang menggunakan perempuan,” katanya kepada majalah itu.

Ini bukan pertama kalinya Israel dituduh menggunakan Facebook untuk memata-matai orang. Pada bulan April 2008 surat kabar Yordania Al-Haqiqah al-Dawliya menerbitkan sebuah artikel berjudul “The Hidden Enemy” membuat klaim yang sama.

Koran itu menyatakan bahwa sangat berbahaya bagi khususnya kaum muda, yang seringkali mengungkapkan data pribadi tentang diri mereka di Facebook karena itu merupakan semua hal yang bisa diketahui oleh orang lain dengan mudah. Nah, Facebook tentunya tidak menemukan kesulitan itu, karena seperti kita ketahui, umat Islam dan generasi mudanya, secara berbondong-bondong pro-aktif berkelayapan di situs ini, bahkan sekadar untuk meng-up-date status yang lagi makan mie ayam atau mungkin ke kamar mandi.

Currently have 0 comments:

Leave a Reply

Post a Comment